Wednesday, June 17, 2015

Tugas Praktikum Modul 5

  1. Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.
    Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler. Pada November 2013, Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play. Pada tanggal 3 September 2013, 1 miliar perangkat Android telah diaktifkan.
  2. Versi Android :
    1. Android versi 1.1 Dirilis pada : 9 Maret 2009.
    Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
    2. Android versi 1.5 (Cupcake) Dirilis pada : pertengahan Mei 2009
    Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
    3. Android versi 1.6 (Donut) Dirilis pada : September
    Menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
    4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair) Dirilis pada : 3 Desember 2009
    Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
    5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt) Dirilis pada : 20 Mei 2010
    Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
    6. Android versi 2.3 (Gingerbread) Dirilis pada : 6 Desember 2010
    Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
    7. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
    Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus.
    8. Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) Diumumkan pada 19 Oktober 2011.
    Membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
    9. Android 4.1/4.2/4.3 (Jelly Bean) Dirilis pada 27 Juni 2012.
    Dirilis tahun 2012. Android Jelly Bean ini diperuntukkan untuk komputer tablet dan  memungkinkan untuk digunakan pada sistem operasi PC atau Komputer. Sehingga rumornya kemunculan Android Jelly Bean ini untuk menyaingi rilis terbaru Windows 8 yang juga akan segera dirilis. Karena kita ketahui bersama perbincangan versi Android sebelumnya yaitu Android Ice Cream Sandwhich pun masih hangat di telinga.
    10. Android 4.4 (Kitkat) Dirilis pada 31 Oktober 2013.
    Dirilis tahun 2013. Android Kitkat mendapatkan pembaruan antarmuka dengan status bar dan navigasi transparan pada layar depan dan optimasi kinerja pada perangkat dengan spesifikasi yang lebih rendah. Peningkatan aksesibilitas API level 19. Mesin virtual eksperimental baru, ART. Dukungan Bluetooth Message Access Profile (MAP).
    11. Android 5.0/5.1 (Lollipop) Dirilis pada 2014.
    Dirilis tahun 2014. Android Lollipop memiliki desain antarmuka (tampilan) baru yang dinamakan "Material Design". Mendukung 64-bit ART compiler. Project volta, yang berguna untuk meningkatkan daya hidup baterai 30% lebih tahan lama. ‘factory reset protection’. Fitur ini berguna ketika smartphone hilang, ia tidak bisa direset ulang tanpa memasukkan id google dan kata sandi (password).
  3. Kelebihan Android :
    • Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa         dikembangkan oleh siapa saja.
    • Akses mudah ke Android App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis.
    • Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas             pada iphone dari Apple, maka Android punya banyak produsen, dengan gadget             andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung.
    • Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB         tethering.
    • Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun.
    • Mendukung semua layanan Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android.
    • Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya  adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat anda.

      Kekurangan/ Kelemahan Android :
    • Terhubung dengan internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
    • Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
    • Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
    • Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google.
    • Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
    • Boros Baterai, ya memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat habis
    4. Fitur Android :
  • Mengetikkan suara : Saat membuka Twitter ataupun saat mau browsing menjelajah ke situs Google , jika Anda malas untuk mengetik, Anda bisa menggunakan fitur text voice dan biarkan fitur tersebut mengetikkan dan mencarikannya untuk Anda. Caranya cukup tekan tombol bergambar mikrofon pada keyboard dan Anda katakan yang ingin Anda ketik.
  • Memonitor penggunaan data : Untuk memonitor penggunaan mobile data Anda, Anda bisa melihatnya pada menu setting dan pilih mobile data usage.
  • Menaruh kontak pada homescreen : Jika Anda sering menelepon teman atau keluarga Anda, tentunya akan merepotkan jika tiap kali harus membuka menu kontak. Untuk memudahkan, Anda bisa menaruh kontak teman Anda itu ke homescreen, dengan cara pilih widget kontak lalu pilih kontak yang ingin Anda taruh di homescreen.
  • Melihat notifikasi tanpa membuka kunci tombol : Untuk melakukannya cukup swap bagian ponsel Anda dari atas ke bawah. Untuk mengaksesnya, barulah tombolnya harus dibuka kuncinya.
  • Mengambil Screenshot : Jika Anda memiliki ponsel Android versi Ice Cream Sandwich atau lebih baru lagi, maka mengambil screenshot bisa dilakukan dengan mudah dibandingkan versi Android sebelumnya. Anda tinggal menekan tombol power berbarengan dengan vol (-) pada layar yang hendak Anda ambil screenshotnya. Kemudian secara otomatis screenshot tersebut akan terambil dan tersimpan di Galeri.
  • Menggunakan Android sebagai modem : Caranya pilih setting atau setelan terus pilih data connection.
  • Mengambil gambar dan video sekaligus : Saat Anda mengambil video, Anda juga bisa mengambil gambar atau foto pada saat yang sama. Caranya adalah dengan menekan layar saat Anda mengambil video. Hanya saja fitur ini tidak dimiliki oleh semua ponsel Android.
  • Menggunakan Android sebagai USB : Ternyata Android juga bisa Anda gunakan sebagai media penyimpanan. Caranya saat Anda mencolokkan kabel USB ke komputer, pilih storage mode.
  • Menggunakan android sebagai Wifi : Caranya pilih setting lalu Hidupkan Wifi. Cara ini sangat bermanfaat jika anda mempunyai usaha yang membutuhkan layanan akses wifi.

5.  Tutorial Instalasi OS Android di PC : 
 a) Persiapkan semua software yang dibutuhkan. Yaitu VirtualBox dan file image (.iso) Android 4.2 (bisa didownload di www.android-x86.org).
b) Buka VirtualBox, Klik New. Lalu isikan sesuai berikut dan klik Next. 
RAM = 512MB atau lebih        HDD : 3GB atau lebih

c) Jalankan Android virtual machinenya dengan cara klik Start. Pilih Installation - Install Android-x86 to harddisk.




d) Pilih Create/Modify partitions untuk mengatur partisinya.

e) Pilih New lalu tekan enter.


f) Pilih Primary lalu tekan enter dua kali.


g) Pilih Bootable lalu tekan enter. Selanjutnya pilih Write lalu tekan enter. Ketikkan yes untuk mengiyakan. Setelah selesai, pilih Quit lalu tekan enter untuk keluar.


h) Pilih partisi sda1 Linux VBOX HARDDISK lalu tekan enter.

i) Pilih file system ext3, lalu pilih yes untuk melakukan format partisi dan tekan enter. 

j) Pilih Yes saat menginstall GRUB Bootloader, lalu pilih Yes lagi untuk menginstall direktori /system sebagai read-write.

k) Setelah instalasi selesai, remove disk image (file .iso) lalu reboot virtual machinenya.

l) Android akan booting. Tunggu beberapa saat sampai masuk ke layar berikut ini. Langsung tekan pilihan default saja untuk mempercepat.

m) Untuk menggunakan mouse dalam virtual machine android tersebut, klik Machine - Disable Mouse Integration.

n) Setelah semua setup selesai, maka akan muncul homescreen dan menu android seperti pada ponsel/tablet android pada umumnya.

o) SELESAI.

No comments:

Post a Comment